Surat Al-Faatihah (Bag.1)

Posted: February 27, 2011 in Pembahasan Al-Qur'an
Tags:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Bismillahirrohmannirrohim

Ayat pertama dari Al-Qur’an yang kurang lebih mempunyai arti atau terjemahan dalam Bahasa Indonesia yang kurang lebih sebagai berikut :

“Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.

Sudah barang tentu bagi setiap muslim setiap kali kita hendak mengerjakan sesuatu, terucap di lisannya Bismillahirrohmanirrohim. Ini berarti bahwa kita menyertakan asma Allah dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan.

Mengapa kita harus menyertakan asma Allah dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan ?? Karena dalam ayat ini terkandung sebuah pengharapan agar apa-apa yang dikerjakan senantiasa menyertakan asma Allah di dalamnya sehingga pekerjaan tersebut dekat dengan keridhaan-Nya.

Sebagai mahluk kita tidak mempunyai daya atau upaya sedikitpun dengan Bismillah, kita mengharapkan pertolongan Allah agar membimbing kita agar mengerjakan sesuatu dengan tulus, dengan baik dan sesuai dengan perintah-Nya.
Jika Bismillah tidak terucap  maka sebuah pekerjaan terlepas dari Dzat Yang Maha Agung dan karena hal itu bisa saja dilakukan tanpa kesadaran untuk bersandar kepada-Nya meskipun secara kasat mata bisa jadi terlihat sebagai perbuatan yang baik.

Asma Allah dalam ayat ini Ar-Rahman dan Ar-Rahiim menunjukkan sifat dominan Allah. Diantara berbagai sifat-sifat dan asma-asma lainnya, yang dimana Ar-Rahman dan Ar-Rahiim adalah sifat utama yang bisa kita rasakan kapanpun dan dimanapun.

Ar-Rahman adalah kasih sayang dan sifat pemurah Allah kepada semua makhluknya yang Allah berikan tanpa mempedulikan apakah makhluk tersebut taat atau tidak, bersyukur atau tidak.

Sedangkan Ar-Rahiim adalah kasih sayang yang lebih khusus kepada orang-orang tertentu yang memang mencintai Allah sehingga Dia pun lebih cinta lagi kepada mereka. Karenanya kasih sayang jenis ini akan jauh lebih dalam lagi dibandingkan kasih sayang yang diberikan secara umum kepada seluruh ciptaan. Orang yang mendapat Ar-Rahiim Allah akan dituntun dalam kehidupan dunia dan akhiratnya.

Tentunya dengan meresapi dan menghayati maknanya di mana kita menyertakan asma Allah dalam perbuatan tersebut, kita menyandarkan pekerjaan tadi demi keridhaan-Nya. Sehingga setiap langkah insya Allah bisa bernilai ibadah dan pengabdian kepada-Nya.

Dan Allah Lebih Mengetahui

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s